Creativity World – April Edition
Luar biasa, itulah kesan atas terselenggaranya RoTIFreSh edisi bulan April lalu. Luar biasa karena dari sejumlah penyelenggaraan di Semarang, baru kali inilah kursi RoTIFreSh habis dan sampai ada yang berdiri. Mohon maaf buat teman-teman yang tidak mendapatkan kursi Jum’at lalu karena kami tidak menyangka akan setinggi itu atensi teman-teman di Semarang untuk perhelatan RoTIFreSh kali ini.
Kali ini kami mengangkat industri kreatif yang digawangi oleh teman-teman di Semarang. Orang Semarang sendiri pastinya tidak menyangka bahwa di Semarang ada teman-teman dari dunia kreatif yang bisa menembus pasar dunia dan karyanya diakui dalam level dunia.

Sharing pertama dibawakan oleh Mas Fajar dari Papillon Comics. Papillon Comics adalah sebuah studio komik di Semarang yang hasil karyanya sudah biasa beredar di pasaran dunia. Berawal dari sebuah hobi dan berangkat dari sebuah garasi kecil, mereka memulai cita-citanya membangun studio komik ditahun 2002.
Berawal dari 4 orang sekarang sudah mencapai 10-20 orang yang bekerja di studio mereka. Kebanyakan hasil karya mereka terbit di luar negri. Bukan karena mereka tidak nasionalis tetapi memang pihak dari luar yang lebih mengapresiasi karya-karya dari Papillon Comics. Sampai saat ini merekapun tetap menghasilkan komik-komik indie yang bahkan bisa didownload secara bebas di Indowebster. Komik mereka sudah diakui dalam level dunia karena pembuat komik dunia sekelas DCpun mempunyai project dengan mereka.

Sharing yang kedua oleh Mas Rahman Hakim dari Komunitas Fotografer Semarang (KFS). Berawal dari beberapa anggota saja saat ini anggota KFS sudah mencapai 2000 orang lebih. Menurut Mas hakim siapa saja bisa menjadi anggota KFS asal mereka senang dengan fotografi. Pemegang kamera pocketpun boleh menjadi anggota karena ada beberapa hunting yang memang ditujukan bagi pemegang kamera pocket.
Dalam pengelolaannya, KFS tetap mempertahankan pola komunitas. Siapa saja boleh bergabung dan siapa saja boleh membuat kegiatan yang berhubungan dengan fotografi. Tidak ada pola iuran juga di KFS. Kecuali jika ada workshop yang mendatangkan pembicara dari luar, biaya penyelenggaraan ditanggung bersama.
Mas fajar dan Mas Rahman sangat antusias dalam merespon pertanyaan dan tanggapan peserta hingga acara molor sampai jam 22:40. Dan seperti yang kami utarakan diatas, peserta kali ini membludak sehingga ada beberapa teman yang tidak mendapatkan kursi, mohon maaf untuk ketidaknyamanan ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan hadir di acara RoTIFreSh hari Jum’at lalu, juga untuk beberapa komunitas dan organisasi mahasiswa yang menyempatkan waktunya: DotSemarang, Loenpia, Doscom, Internet Club, Papillon Comics dan KFS.

Terima kasih juga untuk Hotel Santika Premiere yang sudah menyediakan ruangan yangs sangat nyaman untuk berdiskusi dan sajian yang menghangatkan peserta. Hotel Santika Premiere secara langsung juga berkontribusi untuk memeriahkan dan mengedukasi kegiatan industri kreatif di Semarang.
Jadi kata siapa untuk mendunia harus dimulai dari kota besar? Kata siapa untuk menghasilkan foto yang baik harus dengan kamera yang mahal? Mengulangi kata Mas Fajar semua diawali dengan keberanian dan kemauan.
Sampai Jumpa di edisi RoTIFreSh berikutnya.
Pembicara:
- Papillon Comis (Web – Facebook)
- Komunitas Fotografer Semarang

