Ramah Lingkungan ala 2.0

Didunia yang serba online dijaman saat ini ternyata ada beberapa tips untuk menjadi warga 2.0 (two point o) yang lebih ramah lingkungan.

#01. Gunakanlah Gmail

Kenapa Gmail? Karena fasilitas e-mail dari google ini tidak hanya dijalankan melalui server yang ramah lingkungan yang menggunakan energi dari matahari dan angin. Gmail juga mempertahankan penggunaan Power Usage Effectiveness (PUE) yang rendah karena mengeluarkan Graphics Processing Units (GPUs) dari server mereka.

#02. Mulailah Menggunakan Green E-mail Signature

Dalam 1 hari diestimasi ada 97 juta e-mail dikirimkan. Bayangkan jika ada 97 juta e-mail menggunakan pesan ramah lingkungan dalm signature e-mail mereka. “Bawalah Tas Belanjamu Sendiri” atau “Pikirlah Kembali Sebelum Menggunakan Plastik” adalah pesan-pesan yang baik untuk mengingatkan teman kita, teman sekerja hingga partner kantor yang entah dimana.

#03. Menggunakan Web Hosting yang Ramah Lingkungan

Dunia maya mungkin komunitas terbesar pada abad 21 dengan ratusan ribu situs yang berkembang tiap minggunya. Meskipun permintaan web hosting sedemikian tinggi hanya ada beberapa penyedia web hosting yang benar-benar ramah lingkungan dan itupun di luar negri, entah apakah ada penyedia web hosting yang ramah lingkungan di Indonesia.

Berikut ini beberapa penyedia web hosting yang ramah lingkungan, dari yang akan menanam pohon dengan namamu sampai menjalankan situs kamu dengan server bertenaga angin ataupun sinar matahari:

#04. Hitunglah Jejak Karbonmu

Melalui CarbonFootprint kamu bisa menghitung seberapa ramah lingkungan atau seberapa tidak ramah lingkungan hidupmu sehari-hari. Kebiasaan menyetir, kebiasaan rumah tangga sehari-hari, kebiasaan dalam melakukan perjalanan dan masih banyak lagi. Mungkin akan saya bahas lagi lebih detil dalam postingan berikutnya.

#05. Berbelanjalah Online

Membeli lagu secara online mungkin belum menjadi sesuatu yang biasa di Indonesi. Tetapi bayangkan bila membeli lagu melalui download lagu berbayar menjadi sesuatu yang biasa dilakukan oleh setiap orang, berapa jumlah tas plastik pembungkus yang akan hilang atau berkurang berikut pembungkus kaset atau CDnya.

Tetapi sebenarnya sekarang download musik melalui dunia maya sudah jamak, tetapi kalau masalah pembajakan itu hal yang lain lagi :) . Berikut beberapa program download lagu berbayar:

#06. Home Based Office

home_officeKegiatan inilah yang saya lakukan selama beberapa bulan ini. Memang belum banyak perusahaan di Indonesia yang melakukannya mengingat pengukuran efisiensi dan efektifitas. Tetapi ada perusahaan di dunia yang melakukannya termasuk perusahaan yang menyewa saya menjadi pegawai merek untuk bekerja di rumah.

Dengan bekerja di rumah kita akan mengurangi penggunaan sumberdaya untuk perjalanan dari rumah ke kantor dari penggunaan bensin kendaraan bermotor, penggunaan kertas ataupun penggunaan listrik kantor.

Itu beberapa tips ala 2.0 yang bisa saya temukan di Daily Green. Kamu bisa menemukan yang lain atau bahkan sudah melakukannya?

Picture courtesy: presentationzen
Original post via didut on wordpress

Shortlink:

Posted by on January 11, 2010. Filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

2 Responses to Ramah Lingkungan ala 2.0

  1. yaelah masa semua serba ngirit ya?
    tapi kalo gak pergi ke kantor malah seperti bukan bekerja hehe kecuali emang kerjaan rumah sendiri…
    tapi sip buat pesan go green

  2. monitornya yang keren….zzzz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes