Peta Virtual Google, Sahabat di Perjalanan
Apabila ingin pergi ke Simpang Lima, rute manakah yang harus saya pilih? Ada berapa jalan alternatif yang memungkinkan? Berapa lama estimasi waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tujuan? Pertanyaan semacam itu akan selalu muncul disaat kita akan bepergian ke suatu tempat. Tidak hanya Simpang Lima yang sudah menjadi ikon kota Semarang, tetapi juga dimanapun kita hendak bepergian akan menanyakan hal yang serupa.

Google Map
Bagaimana cara mengatasi masalah seperti itu? Mudah saja, pakailah peta maka masalah akan terjawab. Namun jalan mana yang harus saya pilih? Atau berapa lama saya akan menghabiskan waktu saya di jalan? Sebuah peta konvesional tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Oleh karena itu kita membutuhkan sebuah layanan tambahan yang lebih inovatif dan tentunya bisa diandalkan.
Gunakan GPS
Alat penanda posisi di bumi ini merupakan solusi yang telah digunakan oleh kebanyakan orang di dunia sejak bertahun-tahun yang lalu. Apalagi setelah adanya ijin penggunaan GPS oleh masyarakat umum, maka teknologi GPS dapat kita gunakan kapan saja dan dimana saja.
Hanya saja, harga perangkat GPS masih terbilang mahal. Walaupun bisa memberikan jawaban atas pertanyaan kita, namun jika berharga mahal tentunya juga akan menambah masalah baru bukan? Maka dari itu, kita coret GPS dari daftar solusi.
Gunakan Google Maps.
Inilah yang saat ini bisa kita manfaatkan. Google Maps adalah layanan yang di sediakan oleh Google yang tidak hanya berfungsi menampilkan peta di suatu daerah, namun kita juga bisa bertanya kepada Google Maps rute untuk menuju ke suatu lokasi. Layanan ini bisa dikunjungi melalui alamat http://maps.google.com
Katakanlah saya bertanya kepada Google Maps rute terbaik dari rumah saya di Tlogosari untuk menuju ke kantor yang berada di Jalan Pahlawan Semarang. Maka saya tinggal klik menu Get Direction dan mengisikan alamat rumah di field A, dan isikan Jalan Pahlawan di field B. Kemudian klik Get Direction.
Dalam waktu singkat, Google Maps akan menampilkan rute perjalanan di bagian peta berupa garis berwarna biru pada sisi sebelah kanan. Di bagian tersebut kita bisa mengikuti rute yang telah dibuatkan oleh Google Maps, atau ingin membuat rute sendiri dengan cara drag garis ke jalur lain yang diinginkan.
Pada sebelah kiri, akan ditampilkan detail rute berupa panduan jalan apa saja yang akan dilalui, lengkap dengan panduan arah sehingga tidak membingungkan. Bahkan bila sudah masuk jalur Tol maka Google Maps juga akan memberikan panduan jalur apa saja yang sebaiknya dilalui, jadi tidak akan tersesat di jalan tol seperti yang sering dialami oleh pendatang.
Selain itu, di bagian ini juga ditampilkan total jarak tempuh dan estimasi waktu yang akan dihabiskan dalam menempuh jalur tersebut. Angka-angka yang ditampilkan ini bersifat dinamis, misalnya bila kita mengubah rute alternatif maka angka di jarak tempuh dan estimasi waktu akan terkalkulasi secara otomatis. Cukup berguna untuk mencari rute terbaik untuk menuju ke suatu lokasi.
sumber: Yogie



